Spikdi
A2–B10:34
A2–B10:34
Last week, I had to negotiate a deadline.
Minggu lalu, saya harus menegosiasikan tenggat waktu.
My client wanted the report by Friday.
Klien saya ingin laporan itu selesai Jumat.
I knew that was too tight for me.
Saya tahu itu terlalu mepet untuk saya.
So I said, "If I can send it Monday, could you accept that?"
Jadi saya bilang, "Kalau saya bisa kirim Senin, apa Anda bisa menerimanya?"
She paused and thought for a moment.
Dia berhenti sejenak dan berpikir.
Then she asked for a small change in content.
Lalu dia minta sedikit perubahan pada isinya.
I said yes to that right away.
Saya langsung setuju dengan itu.
I wanted this to work for both of us.
Saya ingin ini berjalan baik untuk kita berdua.
So I looked for where there was room to move.
Jadi saya mencari di mana ada ruang untuk berkompromi.
We each gave a little and got a little.
Kami masing-masing memberi sedikit dan mendapat sedikit.
In the end, both sides felt okay.
Pada akhirnya, kedua belah pihak merasa oke.
That small win made the deal strong.
Kemenangan kecil itu membuat kesepakatan menjadi kuat.
NA
Finding a Small Win in a Tough Negotiation
by @nadia_speaks