B10:46
It is Sunday, and the rain taps on my window.
Hari Minggu, dan hujan mengetuk jendelaku.
There is nowhere to be, and I like that.
Tidak ada tujuan, dan aku suka itu.
My phone shows work emails, but I leave them.
Ponselku menampilkan email kerja, tapi aku tinggalkan.
Today, the rain has its own schedule.
Hari ini, hujan punya jadwal sendiri.
I watch drops slide down the glass.
Aku melihat tetes air meluncur di kaca.
They move slowly, like they are not in a hurry.
Mereka bergerak pelan, seolah tidak terburu-buru.
I think about my week, all the busy tasks.
Aku memikirkan mingguku, semua tugas yang padat.
They can wait until Monday morning.
Mereka bisa menunggu sampai Senin pagi.
Now, I make tea and sit by the window.
Sekarang, aku membuat teh dan duduk di dekat jendela.
The rain is my only friend this afternoon.
Hujan adalah satu-satunya temanku sore ini.
It fills the empty spaces with soft sounds.
Dia mengisi ruang kosong dengan bunyi lembut.
I feel light, like a leaf carried by water.
Aku merasa ringan, seperti daun yang terbawa air.
GI
Rainy Sunday: A Break from the To-Do List
by @gilang_53