A20:39
Last week, I had tea with my friend.
Minggu lalu, saya minum teh dengan teman saya.
She did not talk much.
Dia tidak banyak bicara.
She just looked at me.
Dia hanya menatap saya.
I talked about my work problems.
Saya bercerita tentang masalah kerja saya.
She nodded and held her cup.
Dia mengangguk dan memegang cangkirnya.
I felt safe to speak.
Saya merasa aman untuk berbicara.
Her eyes did not wander.
Matanya tidak ke mana-mana.
The tea got cold.
Tehnya menjadi dingin.
But I did not care.
Tapi saya tidak peduli.
Being heard is a gift.
Didengarkan adalah hadiah.
I want to listen like her.
Saya ingin mendengarkan seperti dia.
Next time, I will put down my phone.
Lain kali, saya akan meletakkan ponsel saya.
Tea with Someone Who Listens
by @buditales