Spikdi
A2–B10:45
A2–B10:45
The door clicks shut.
Pintu terkunci.
I lean on the wall.
Aku bersandar di dinding.
The room feels larger now.
Ruangan terasa lebih luas sekarang.
Cups sit half full.
Gelas-gelas masih setengah berisi.
Laughter fades from my ears.
Tawa mulai memudar dari telingaku.
I am the only one left.
Aku satu-satunya yang tersisa.
My phone shows no new messages.
Ponselku tidak ada pesan baru.
This feeling is not sad, just heavy.
Perasaan ini tidak sedih, hanya berat.
I wash the plates slowly.
Aku mencuci piring pelan-pelan.
Each dish is a memory.
Setiap piring adalah kenangan.
Tomorrow I will work alone again.
Besok aku akan bekerja sendiri lagi.
But tonight, I let myself miss them.
Tapi malam ini, aku membiarkan diriku merindukan mereka.
The Last Empty Chair
by @maya44