Spikdi
B10:44
B10:44
I used to say yes to everything.
Dulu saya selalu bilang ya ke semuanya.
It felt easier at the time.
Rasanya lebih mudah saat itu.
But my energy started to drain slowly.
Tapi energi saya mulai terkuras perlahan.
I felt tired and a little bitter.
Saya merasa lelah dan sedikit getir.
Saying no felt like being rude.
Bilang tidak rasanya seperti kasar.
Then I learned a small secret.
Lalu saya belajar satu rahasia kecil.
A kind no is possible.
Tidak yang baik itu mungkin.
I can start with gratitude first.
Saya bisa mulai dengan terima kasih dulu.
Then say no with a reason.
Lalu bilang tidak dengan alasan.
It protects my time and peace.
Itu melindungi waktu dan ketenangan saya.
It also keeps respect between us.
Juga menjaga rasa hormat di antara kita.
Now I choose my yes carefully.
Sekarang saya pilih ya saya dengan hati-hati.
GI
Learning to Say No, Kindly: A Late-Night Reflection
by @gilang_53