B10:46
I found a draft in my drawer today.
Hari ini aku menemukan draf surat di laciku.
It was written to my old boss.
Surat itu kutulis untuk bos lamaku.
I never sent it, and now I'm glad.
Tak pernah kukirim, dan sekarang aku lega.
The words were sharp and full of hurt.
Kata-katanya tajam dan penuh luka.
Writing it helped me clear my head.
Menulisnya membantuku menjernihkan pikiran.
But sending it would have caused more pain.
Tapi mengirimnya hanya akan menambah sakit.
Some letters are just for us to write.
Beberapa surat memang hanya untuk kita tulis.
They let us speak without consequences.
Surat itu membuat kita bicara tanpa akibat.
Now I can see the whole thing clearly.
Sekarang aku bisa melihat semuanya dengan jernih.
That letter was my way of healing.
Surat itu adalah caraku untuk pulih.
Maybe it's time to let those words go.
Mungkin sudah waktunya melepaskan kata-kata itu.
I'll keep the lesson, not the anger.
Aku simpan pelajarannya, bukan amarahnya.
The Letter I Never Sent
by @wahyu_lingo