A20:34
I used to say yes to everything.
Dulu saya selalu bilang ya untuk semuanya.
It felt like the only good choice.
Rasanya itu satu-satunya pilihan yang baik.
But I often felt tired and lost.
Tapi saya sering merasa lelah dan bingung.
Learning to say no took time.
Belajar bilang tidak butuh waktu.
It felt strange at first.
Awalnya terasa aneh.
I worried that people would be angry.
Saya khawatir orang akan marah.
But a kind no is better than a tired yes.
Tapi tidak yang baik lebih baik daripada ya yang lelah.
Now I say no to small things.
Sekarang saya bilang tidak untuk hal-hal kecil.
This gives me room for what matters.
Ini memberi saya ruang untuk yang penting.
My time is my own gift.
Waktu saya adalah hadiah saya sendiri.
I offer it with care now.
Saya memberikannya dengan hati-hati sekarang.
Kindness includes myself too.
Kebaikan juga termasuk untuk diri sendiri.
The gentle art of saying no
by @iqbal82