Spikdi
B10:39
B10:39
I stared at my first paycheck for a long time.
Aku menatap gaji pertamaku cukup lama.
It was not a lot of money.
Jumlahnya tidak besar.
But it felt heavy in my hands.
Tapi terasa berat di tanganku.
I remembered all the times my parents said no.
Aku ingat semua saat orangtuaku bilang tidak.
No to new shoes, no to eating out.
Tidak untuk sepatu baru, tidak untuk makan di luar.
That money came from their hard work.
Uang itu berasal dari kerja keras mereka.
Now I earned my own.
Sekarang aku punya penghasilan sendiri.
I wanted to buy a new guitar.
Aku ingin membeli gitar baru.
But I also wanted to help my family.
Tapi aku juga ingin membantu keluargaku.
I split the money into three parts.
Aku membagi uang itu menjadi tiga bagian.
One for my parents, one for savings, one for me.
Satu untuk orangtua, satu untuk tabungan, satu untukku.
That was the first time I felt like an adult.
Itulah pertama kalinya aku merasa dewasa.
SA
The First Paycheck: A Quiet Lesson in Worth
by @sari_daily